Tangerang — Agenda perdana Kajian Tahsin Metode Mutqin Al-Muyassar di Rumah Tahfidz Preneur (RTP) Al-Insyirah Tangerang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para pengurus MUI Kecamatan Periuk dengan menghadirkan perwakilan dari seluruh 11 komisi yang ada di lingkungan MUI Kecamatan Periuk.
Hadir dalam kegiatan tersebut KH. Muhammad Yasin, S.Pd., selaku Ketua MUI Kecamatan Periuk, yang turut mengawal dan mendampingi para pengurus MUI menghadiri agenda perdana kajian tahsin tersebut.
Kehadiran KH. Muhammad Yasin menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Di tengah kesibukan organisasi, Ketua MUI Kecamatan Periuk secara langsung hadir bersama jajaran pengurus sebagai bentuk dukungan terhadap program peningkatan kualitas pembelajaran Al-Qur’an, khususnya bagi para pengurus MUI.
Kegiatan berlangsung di Rumah Tahfidz Preneur Al-Insyirah, Vila Mutiara Pluit Blok B4/30–31, Tangerang. Dalam agenda ini, RTP Al-Insyirah bertindak sebagai tuan rumah, sementara Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Kecamatan Periuk di bawah pimpinan Drs. Mihan Al Anshory A., S.H., MM., turut mendukung dan mengikuti program pembinaan tersebut melalui kerja sama dengan pihak RTP Al-Insyirah.
Sebelum memasuki acara inti, para peserta terlebih dahulu mengikuti makan siang bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan salat Dzuhur berjamaah. Rangkaian tersebut menciptakan suasana kekeluargaan dan mempererat silaturahmi antara para pengurus MUI dan pihak Rumah Tahfidz Preneur Al-Insyirah.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan agenda utama, yakni Kajian Tahsin Metode Mutqin Al-Muyassar. Kajian menghadirkan Ustadz Khomsin Hariyadi, S.Pd.I., penulis buku Metode Mutqin Al-Muyassar, yang memberikan pembelajaran secara langsung kepada para peserta.
Turut hadir H. Jaya Avianto, MM., Pembina RTP Al-Insyirah Tangerang, yang menjadi bagian dari penyelenggaraan kegiatan di lingkungan Rumah Tahfidz Preneur Al-Insyirah.
Diikuti Perwakilan 11 Komisi MUI
Antusiasme terhadap agenda perdana ini terlihat dari keterlibatan perwakilan seluruh 11 komisi MUI Kecamatan Periuk. Kehadiran lintas komisi tersebut menunjukkan bahwa pembinaan kualitas bacaan Al-Qur’an menjadi perhatian bersama di kalangan pengurus.
Dengan hadirnya para pengurus dari berbagai komisi, kajian tahsin diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara personal bagi peserta, tetapi juga dapat memperkuat kapasitas para pengurus dalam menjalankan peran pembinaan umat di tengah masyarakat.
Bagi KH. Muhammad Yasin, kehadiran bersama para pengurus dalam agenda tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap ikhtiar membangun tradisi belajar Al-Qur’an secara konsisten di lingkungan kepengurusan MUI Kecamatan Periuk.
Agenda Perdana yang Diharapkan Berkelanjutan
Kajian Tahsin Metode Mutqin Al-Muyassar ini direncanakan tidak berhenti sebagai agenda perdana. Melalui kerja sama antara RTP Al-Insyirah dan Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Kecamatan Periuk, kegiatan tersebut diharapkan dapat dilaksanakan setiap bulan dan berlangsung secara berkelanjutan.
Agenda perdana ini menjadi titik awal bagi sebuah program pembinaan yang lebih panjang. Bukan hanya tentang belajar memperbaiki bacaan Al-Qur’an, tetapi juga membangun kedisiplinan, kebersamaan, dan semangat para pengurus untuk terus meningkatkan kualitas diri dalam menjalankan amanah keumatan.
Dengan dukungan Ketua MUI Kecamatan Periuk, keterlibatan seluruh komisi, serta dukungan RTP Al-Insyirah sebagai tuan rumah, Kajian Tahsin Metode Mutqin Al-Muyassar diharapkan dapat tumbuh menjadi agenda pembinaan rutin yang memberikan manfaat bagi para pengurus MUI dan, pada akhirnya, masyarakat Kecamatan Periuk secara lebih luas. (Moel)


.jpg)